Perbedaan Susunan Kimia Virus Corona dan Virus Influenza

  1. Artikel
  • 30 Januari 2020
  • 5845
  • Share

Sobat Iptek, masih membahas mengenai virus corona, pembahasan selanjutnya yaitu mengenai bentuk virus & alat pendeteksi virus yang ada di PP-IPTEK dan apakah perbedaan susunan kimia virus corona dan virus influenza?

Nah, berkaitan dengan pembahasan mengenai virus corona dan virus influenza, di galeri PP-IPTEK, Kemenristek/BRIN memiliki wahana yang berkaitan dengan topik tersebut yaitu wahana "Pandemi Influenza" yang berada di lantai 3 galeri PP-IPTEK.

1. Pada slide ke 2 terdapat informasi mengenai bentuk dan bagian2 virus yang terdapat digaleri PP-IPTEK. Bagian-bagian virus tersebut diantaranya: Haemaglutinin, Neuraminidase, RNA (Rybose Nucleic Acid), Polimerase (Enzim), Nukleoprotein, dan Senyawa Lipid Dua Lapis.

Ada juga alat peraga "Organisme Tak Nampak" menjelaskan bagaimana cara mendeteksi virus yang ada di tangan kita jika berjabat tangan dengan orang yang terkena virus (menggunakan zat kimia yang berpendar) dan letakan tangan kita di bawah sinar Ultra Violet, maka akan terlihat tanda tanda menyala di tangan kita yang disebut sebagai virus.

2. Selanjutnya, apa sih perbedaan susunan kimia pada virus corona & virus influenza?
Yups, ini jawabannya: -Virus Corona memiliki RNA positive sebagai genomnya dan biasanya sering disebut virus RNA.

-Mutasi virus RNA pada RNA lebih cepat, sekitar 1 juta kali daripada virus DNA. Virus DNA mempunyai kecepatan mutasi 10-8 sampai 10-11 nukleotida setiap kali proses replikasi, virus RNA berkecapatan 10-3 sampai 10-4. Oleh karena itu, virus penyebab SARS adalah Coronavirus yang sudah bermutasi.

- Panjang genom Coronavirus berkisar antara 27 sampai 32 kilobasa. Genom ini membentuk protein-protein pembentuk tubuh virus seperti fosfoprotein N, glikoprotein M, protein E, protein S, dan glikoprotein HE, dan prtotein-protein atau enzim-enzim yang perlu untuk replikasi virus itu sendiri.

- Bentuk Coronavirus itu sendiri kalau dilihat dengan mikroskop nampak seperti mahkota. Bentuk mahkota ini ditandai oleh adanya "Protein S " yang berupa sepatu, sehingga dinamakan spike protein, yang tersebar disekeliling permukaan virus. "Protein S " inilah yang berperan penting dalam proses infeksi virus terhadap manusia.

Sumber: lipi.go.id

Lost your password?
atau